Cinta Sejati Seorang Ibu

Ada seorang ibu yang sedang melahirkan, dalam gegap gempita rintihan kesakitan yang tak terhingga, lahirlah si buah hati yang lama di impikan. ‘mana anakku’ bisik sang ibu.
Lalu suster membawa si kecil ke ibu.
Betapa terkejutnya sang ibu sambil menjerit melihat si kecil yang lahir tanpa kedua daun telinga.
Meski dalam keada’an duka sang ibusangat menyayangi si buah hati dengan penuh kasih sayang.
Hari-hari berlalu sang anak tumbuh menjadi pemuda dewasa, fisiknya gagah perkasa dan di segani. Pada suatu hari sang bapak bertemu dengan seorang dokter.

Mereka bercengkerama
‘Saya mau menolong anak bapak dengan mem-beri-kan ke dua daun telinga,’ kata sang dokter.

‘Betul-kah apa yang dokter kata-kan’ sergah sang bapak.

‘Ya, asal-kan ada seseorang yang mau mendonorkan ke dua daun telinga.’ jawab sang dokter.

Lalu sang bapak pun pamit dan berlalu pulang.
Pagi hari-nya mencari orang yang mau mendonor daun telinga-nya (anggota tubuh) hari-hari sudah terlewati, sang bapak menemui sang anak.

‘ Ada seseorang, yang tak mau di sebut namanya, beliu bersedia mendonor-kan ke dua daun telinga-nya untuk-mu, Bapak antar kamu ke rumah sakit untuk oprasi’

Hari itu juga sang anak menjalani operasi kedua daun telinga.

Dengan hati yang berbunga, sang anak menitip pesan kepada
Bapaknya, untuk beliau tersebut. ’saya sangat berterima kasih atas segala kebaikannya.’

Hari-hari-nya pun di lewati dengan semangat,
Di samping rasa bahagia sang anak.
Sang ibu dalam keda’an sakit parah jauh kemungkinan berharap untuk sembuh.
Dan akhirnya sang ibu pun meninggal dunia dalam suasana berkabung bapak di dampingi anak ingin melihat raut wajah istrinya untuk terakhir kalinya.

Bisik hatinya, ‘kamu memang cantik, istriku dan selalu tabah dalam menjalani kehidupan yang penuh manis pahit’

Sembari tangan sang bapak membelai rambut-nya yang panjang.
Pernah suatu hari sang ibu berkata, ‘aku ingin sekali memanjangkan rambutku.’

Sang anak tiba-tiba histeris setelah melihat raut muka ibunya.
Ternyata di balik rambut yang panjang, ibunya menyembunyikan sesuatu, ternyata yang mendonor-kan dau telinganya adalah ibunya sendiri.

________________

Dalam keidupan membutuhkan cinta kasih.
Cerita tersebut menggambarkan betapa besar-nya kasih sayang ibu terhadap anaknya.
Mari kita tebarkan rasa kasih sayang dalam keluarga, lingkungan dan di mana saja.

Sang ibu sangat besar dalam pengorbanan demi sang anak yangmempunyai cacat fisik, meskipun dalam keada’an kesusahan demi terpenuhi kehidupanya. Anggota tubuhnya pun rela di ambil- demi sang anak.

Pada hakikatnya itu sifat wujud dari:
“CINTA dan KEBAHAGIA’AN SEJATI”

Di Kutip Dari Buku “surga di depan mata”

Iklan
  1. memang besar jasa mu wahai ibu ,tak terbayar jasamu ,kan ku kenang selalu budi baik kepada anak mu, “SURGA ITU ADA DITELAPAK KAKI IBUMU”

    • Betul Gan..Semoga kita di beri kemudahan untuk selalu berbakti..

  2. salam kenal…blognya keren .. artikelnya jugga..

    di tunggu kunjungan baliknya…

    thanks…

  3. kisah yang mengharukan…..cinta ibu memang tidak akan bisa di tebus oleh anak dengan apapun juga..

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: