Dimanakah Letak Kebahagiaan Itu?

Seorang petani dan istrinya bergandengan tangan menyusuri jalan sepulang dari sawah sambil diguyur air hujan,lewatlah sebuah motor di depan mereka, berkatalah petani ini pada istrinya “lihatlah bu,betapa bahagianya suami istri yang naik motor itu,meskipun mereka juga kehujanan, tapi mereka bisa cepat sampai dirumah, tidak seperti kita yang harus lelah berjalan untuk sampai kerumah”. Sementara itu pengendara sepeda motor dan istrinya yang sedang berboncengan di bawah derasnya air hujan melihat sebuah mobil pick up lewat didepan mereka, pengendara motor itu berkata kepada istrinya “lihat bu, betapa bahagianya orang yang naik mobil itu, mereka tidak perlu kehujanan seperti kita”. Di dalam mobil pick up yang dikendarai sepasang suami istri terjadi perbincangan ketika sebuah mobil sedan Mercy lewat dihadapan mereka “lihatlah bu, betapa bahagia orang yang naik mobil bagus itu, mobil itu pasti nyaman di kendarai,tidak seperti mobil kita yang sering mogok”. Pengendara mobil Mercy itu seorang pria kaya, dan ketika dia melihat sepasang suami istri yang berjalan bergandengan tangan di bawah guyuran air hujan, pria kaya itu berkata dalam hatinya “betapa bahagianya suami istri itu, mereka dengan mesranya berjalan bergandengan tangan sambil menyusuri indahnya jalan di pedesaan ini, sementara aku dan istriku tidak pernah punya waktu untuk berdua karena kesibukan kami masing masing”.

Kebahagiaan tak akan pernah anda miliki jika anda hanya melihat kebahagiaan milik orang lain, dan selalu membandingkan hidup anda dengan hidup orang lain. Bersyukurlah atas hidup anda supaya anda tahu di mana kebahagiaan itu berada.

Kiriman dari : Sigit Wahyu

Iklan
    • ahsanfile
    • Mei 15th, 2010

    Kalo menurutku kebahagiaan terletak pada cara kita membuat standar untuk memperoleh kebahagiaan itu.

    Kalo standarnya harus punya rumah bagus, punya mobil, punya uang banyak maka orang seperti ini cenderung lebih susah mendapatkan kebahagiaan. Atau juga ketika melihat orang lain yang posisinya lebih susah dari dia, maka cenderung akan menghina. Dan ketika dia melihat ke atas (orang-orang yang lebih kaya, maka dia akan iri dan gelisah)

    Sementara kalau standarnya adalah apa adanya maksudnya mensyukuri apa yang dimiliki inilah orang yang akan selalu menikmati bahagianya hidup

    • Sri Nurhayati
    • Mei 26th, 2010

    Assalamu,laikum..kebahagiaan akan selalu ada bersama dengan rasa syukur atas segala rahmat-NYA dan bersabar dengan segala ujian yang ada karena dibalik setiap permasalahn hidup ditulah terdapat hikmah yang dapat menjadi pembelajaran demi menata hidup yang lebih baik..Amiennn

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: